Berita Edukasi 02 Januari 2011
Ditulis : Sun, 2 Jan 2011 | 7:40 oleh Fitri. Dilihat 1185 kali.2 ) Kumpulkan Kepala Dinas Pendidikan
Kemdiknas Sosialisasikan BOS 2011
http://www.kemdiknas.go.id/list_berita/2010/12/sosialisasi.aspx
Jakarta – Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah (Mandikdasmen), Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) menyosialisasikan mekanisme baru penyaluran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) 2011 di Hotel Sahid, Jakarta, pada Selasa (28/12). Direktur Jenderal Mandikdasmen Suyanto menjelaskan, dana BOS yang selama ini dianggarkan di Kemdiknas, akan disalurkan langsung dari kas negara ke kas daerah. Setelah itu, langsung ke rekening sekolah dengan mengikuti mekanisme APBD.
Suyanto menyampaikan, mekanisme baru tidak mempengaruhi prinsip dasar pengelolaan dana BOS di sekolah. Dana BOS tidak terlambat disalurkan ke sekolah setiap triwulannya. Penyaluran dana BOS dalam bentuk uang tunai, tidak dalam bentuk barang, tepat jumlah, dan tepat sasaran. Dana BOS tidak digunakan untuk kepentingan di luar biaya operasional sekolah. Dan, petunjuk pelaksanaan/penggunaan tetap berpedoman pada panduan Kemdiknas. “Pengalihan penyaluran bukan berarti sebagai pengganti kewajiban daerah untuk penyediaan BOSDA; Penyaluran dana BOS ke sekolah tidak perlu menunggu pengesahan APBD. Di samping menyediakan BOSDA daerah harus menyediakan dana untuk manajemen tim BOS, termasuk monitoring dan evaluasi. Juga, kewenangan mengelola dana BOS tetap berada di sekolah (prinsip manajemen berbasis sekolah),” ucap Suyanto.
Untuk menjamin akuntabilitas pelaksanaan BOS di tingkat sekolah, telah disusun buku panduan pengelolaan BOS. Selain didistribusikan, isi buku disosialisasikan ke seluruh sekolah. Pelatihan perencanaan dan pengelolaan dana BOS di tingkat sekolah pun diadakan. Peningkatan pengawasan oleh komite sekolah dan oleh Inspektorat Daerah, Itjen, BPKP, BPK dan masyarakat. Penguatan pemantauan dan evaluasi oleh Kemdiknas dan Dinas Pendidikan. Sedangkan penguatan unit pelayanan dan pengaduan masyarakat untuk BOS 2011 melalui layanan bebas pulsa 177. Lalu, diterapkan sanksi bagi yang melakukan penyimpangan.
…dst
3 ) Kemendiknas Akan Bangun Sekolah Olahraga
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/373108/
Sunday, 02 January 2011
JAKARTA(SINDO) – Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) akan membangun dua sekolah olahraga tahun depan untuk lebih meningkatkan jumlah dan mutu atlet berprestasi. Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh mengatakan, sekolah akan dibangun di kawasan Sentul dan daerah sekitar Bogor,Jawa Barat.Dana yang akan digelontorkan untuk membangun kedua sekolah olahraga tersebut adalah antara Rp60 miliar hingga 80 miliar. Mendiknas menyatakan, sekolah tersebut merupakan sekolah alternatif untuk anak berbakat di bidang olahraga. Akan tetapi kurikulum akan dibuat khusus sehingga siswa yang belajar di sana mampu untuk mengimbangi sekolah umum lainnya. “Kurikulum akan dibuat khusus,olahraga tidak akan dibenturkan dengan mata pelajaran lain,” jelasnya di Gedung Kemendiknas akhir pekan kemarin. Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika ini menambahkan, pihaknya akan bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Jenjang yang disediakan hanya di sekolah menengah, sementara untuk universitas masih terpisah. Rencananya, pembangunan mulai tahun depan dan beroperasi di tahun yang sama.
0 komentar:
Posting Komentar